Ads by Google

God's Blessings have been Denied [H.6]

By Unknown - February 08, 2018


6th Hadith: 
Narrated from Abi Hurayra raa, he said, I have heard the Messenger of Allah said, "Surely one of the first on reckoning on the Day of Judgment is a man who died a martyr (killed in battle); then mentioned to him all the pleasures given to him, and he justified it. Then Allah Subhanahu wa ta'ala asked him, 'What do you do with that blessing?', The man replied, 'I am fighting for You until I am shaheed'; God replied, "You lie, (but) you fight for people to call you brave, and (the people) have mentioned it, then commanded (angels) so that he is dragged over his face until it reaches hell and thrown into it".
And (hereafter) a man who studied science and practiced it and he read the Qur'an, then he was brought in, then mentioned the blessings given to him and he justified it. Then Allah asks, 'What do you do with that blessing?' The man replied, 'I seek knowledge and practice it / teach it, and I read the Qur'an because of You'. Allah says, "you lie, (but) you seek knowledge to be called 'alim (the knowledgeable ones), and you recite the Qur'an so that people call you qari', and you have been called thus (alim & qari ') "Then commanded (angels) to him, that he be dragged over his face until he reaches hell and put into hell"
And (next) a man who is widened (rizkinya) by God. And blessed with riches. Then he was confronted, and mentioned the blessings given to him, and he justified it. Then Allah Subhanahu wa ta'ala said, "What do you do with that blessing?", The man replied, "It is not I leave the path that I love besides I impart my property to You"; Allah Subhanahu wa ta'ala says, "You lie, but you do it all so that people call you generous, and you have been called so". Then the (angel) is given to him, so that he is dragged over his face, to the point of hell and put into hell. 
(Muslim, as well as at-Tirmidhi and an-Nasai)

INDONESIAN & MALAY :


Hadits Ke – 6: 
Diriwayatkan dari Abi Hurairah r.a, beliau berkata, Aku telah mendengar Rasulullah saw bersabda, “Sesungguhnya salah seorang yang pertama di hisab di hari kiamat adalah seorang laki-laki yang mati syahid (gugur dalam peperangan); kemudian disebutkan baginya semua kenikmatan-kenikmatan yang diberikan kepadanya, dan dia membenarkannya. Kemudian Allah Subhanahu wa ta’ala bertanya kepadanya, ‘Apa yang kamu kerjakan dengan nikmat itu?’, lelaki itu menjawab, ‘Aku berperang untuk-Mu hingga aku syahid’; Allah menjawab, “Kamu berdusta, (akan tetapi sesungguhnya) engkau berperang agar orang menyebutmu pemberani, dan (orang-orang) telah menyebutkan demikian itu, kemudian diperintahkan (malaikat) agar dia diseret di atas wajahnya hingga sampai di neraka dan dilemparkan kedalamnya”. 
Dan (selanjutnya adalah) seorang laki-laki yang mempelajari ilmu dan mengamalkannya serta dia membaca al-Quran, kemudian dia didatangkan, kemudian disebutkan nikmat-nikmat yang diberikan kepadanya dan dia membenarkannya. Kemudian Allah bertanya, ‘Apa yang kamu kerjakan dengan nikmat – nikmat itu?’ lelaki itu menjawab, ‘Aku mencari ilmu dan  mengamalkannya/mengajarkannya, dan aku membaca al-Quran karena-Mu’. Allah berfirman, “kamu berdusta, (akan tetapi) kamu mencari ilmu itu agar disebut sebagai ‘alim (orang yang berilmu), dan kamu membaca al-Quran agar orang menyebutmu qari’, dan kamu telah disebut demikian itu (alim & qari’)” kemudian diperintahkan (malaikat) kepadanya, agar dia diseret di atas wajahnya hingga sampai di neraka dan di masukkan kedalam neraka” 
Dan (selanjutnya) seorang laki-laki yang diluaskan (rizkinya) oleh Allah. Dan dikaruniai berbagai harta kekayaan. Kemudian dia dihadapkan, dan disebutkan nikmat-nikmat yang diberikan kepadanya, dan dia membenarkannya. Kemudian Allah Subhanahu wa ta’ala berfirman, “Apa yang kamu kerjakan dengan nikmat – nikmat itu?”, lelaki itu menjawab, “Tidaklah aku meninggalkan jalan yang aku cintai selain aku menginfakkan hartaku untuk-Mu”; Allah Subhanahu wa ta’ala berfirman, “Kamu berdusta, tetapi kamu melakukan itu semua agar orang menyebutmu dermawan, dan kamu telah disebut demikian”. Kemudian diperankkan (malaikat) kepadanya, agar dia diseret di atas wajahnya, hingga sampai dineraka dan dimasukkan kedalam neraka. 
(HR. Muslim dan begitu juga at-Tirmidzi dan an-Nasai)


40 Qudsi Hadith
Hadith Qudsi is a hadith containing the word of Allah سُبْحَانَهُ وَ تَعَالَى (the meaning of this hadith is from Allah سُبْحَانَهُ وَ تَعَالَى), while the sentence is with the editors of the Messenger of Allah, Muhammad صلى الله عليه و سلم
For translations of other languages, 

use the GOOGLE TRANSLATE facility located on this site.

  • Share:

You Might Also Like

0 comments

DOWNLOAD LAGU ALLAHUMMA LABBAIK

ALLAHUMMA LABBAIK, Nissa Sabyan Lihat Videonya : Band  Sabyan Gambus  merilis singgel kedua yang berjudul Allahumma Labba...

Ads by Google

Labels